Header Ads Widget

}

Apakah Wanita Hamil Tidak Boleh Kontak Dengan Kucing?

Merawat hewan peliharaan di rumah menjadi hal yang umum dilakukan pria dan wanita ketika menginginkannya. Seperti kucing yang cukup populer dipelihara, kodrat pria yang lebih banyak di luar rumah bekerja, secara tidak langsung wanita memiliki waktu lebih banyak melakukan pertemuan dengan kucing. Begitu sebaliknya, jika wanita sibuk di luar rumah atau seorang pria yang belum berkeluarga memelihara kucing, mungkin pertanyaan pada judul menjadi tidak penting.

Wanita yang sedang hamil atau mengandung janin, sering menerima nasehat untuk kebaikan dirinya dan bayi agar lahir dengan lancar.

Mungkin wanita hamil pernah juga menerima nasihat soal masa kehamilan supaya tidak kontak dengan kucing. Apalagi mereka yang memberi nasehat tahu wanita yang mengandung janin memelihara kucing.

Wanita hamil saat menerima masukan agar menjauhkan diri dari kucing, memiliki tujuan baik untuk mencegah kehamilan tidak terjadi keguguran.

Dikutip dari alodokter.com menjelaskan, toksoplasmosis adalah infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit protozoa (organisme bersel satu) Toxoplasma gondii (T. gondii). Parasit ini seringkali terdapat pada kotoran kucing atau daging yang belum matang. Infeksi parasit T. gondii pada orang yang sehat umumnya tidak membahayakan, karena sistem kekebalan tubuh dapat mengendalikan infeksi parasit ini. Namun, penanganan medis serius perlu dilakukan jika infeksi ini menyerang seseorang dengan sistem imunitas rendah atau ibu hamil, guna menghindari komplikasi yang berat.

Proses infeksi parasit penyebab toksoplasmosis sendiri berlangsung dari hewan ke manusia. Dalam kondisi tertentu seperti masa kehamilan, maka infeksi dimungkinkan terjadi pada janin sehingga memicu resiko yang tidak diinginkan.

Kembali kepada kucing yang disebut-sebut salah satu pembawa parasit Toksoplasmosis, beberapa hal yang perlu diketahui adalah sumbernya. Toksoplasma gondii ini hidup di kotoran kucing, bukan terdapat pada bulu kucing.

Informasi penyebaran parasit toksoplasmosis yang berasal dari kucing tersebut, sebenarnya tidak perlu membuat pemelihara menjadi panik berlebihan jika sedang hamil. Kucing yang terawat dan dipelihara dengan baik, sangat jarang menularkan parasit ini. Beberapa sumber lain seperti mengonsumsi makanan setengah matang dan hewan pengerat lain di lingkungan tempat tinggal, justru lebih sering ditemukan.

Tip Sederhana Untuk Wanita Hamil Memelihara Kucing


Beberapa tip sederhana ini, diharapkan dapat mengurangi kecemasan yang berlebihan tentang keguguran pada masa hamil. Untuk informasi lebih lengkapnya, wanita yang sedang mengandung perlu konsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Wanita hamil yang memelihara kucing atau hewan peliharaan, tip yang mudah untuk menghindari keguguran akibat infeksi parasit adalah berhati-hati saat membersihkan kotoran kucing. Membersihkan kotoran kucing sebaiknya memakai sarung tangan pelindung sekali pakai dan membuangnya setelah digunakan, dan mencuci tangan dengan sabun dan air atau bisa juga meminta tolong orang lain untuk membersihkan kotoran kucing, sehingga Anda tidak bersentuhan dengan kotoran kucing.

Selain kotoran yang terdapat pada kucing, hal lainnya seperti tanah, pasir atau beberapa tempat menetapnya parasit dari hewan peliharaan yang terinfeksi, beresiko sama besar pada wanita hamil.