Jika Anda ingin mengadopsi mereka, ada baiknya mengenal mereka lebih lengkap agar proses adaptasi mereka lebih mudah sebagai anggota keluarga baru.
Perilaku Kucing Persia
Persia ras kucing yang senang pada suasana sunyi dan nyaman. Mereka cenderung stres dan gelisah ketika berada di lingkungan yang berisik dan menyukai aktivitas harian santai.
Perilaku kucing Persia inilah membuat ia direkomendasikan sebagian cat lovers kepada rekan saat ditanya kucing yang cocok. Trah Persia sangat tinggal di kompleks perumahan atau apartemen.
Karakter kucing Persia yang suka suasana tenang dan nyaman, mungkin ada pengaruhnya terhadap kepribadiannya yang lembut dan ramah. Pada situasi sendirian tanpa orang lain, ia lebih banyak tidur dan bersantai.
Kehidupan kucing Persia penuh kasih sayang dengan hubungan yang sangat kuat dengan pemilik. Mereka telah dikenal ramah dengan hewan lain, misalnya anjing, kucing, dan anak-anak kecil. Secara keseluruhan, ia termasuk spesies kucing pemalu.
Asal-usul Kucing Persia
Di Eropa, kucing berbulu panjang kurang populer sampai pertengahan abad ke-16. Pada abad ke-17, Pietro della Valle membawa kucing Persia asli ke Italia dari Persia (sekarang Iran). Setelah itu, Nicholas Claude Fabri de Payresque, penasihat parlemen negara Aix-en-Provence di Prancis, membawa dua kucing yang dianggap tipe Angola dari Turki. Popularitasnya menyebar. Louis XV juga kabarnya memelihara kucing Persia Putih Angola.
Pada paruh pertama abad ke-19, Persia dibawa ke Prancis dan Inggris setelah dikembangbiakkan di Italia. Dari persilangan Persia dari Turki, hibrida pertama diumumkan pada tahun 1871 di Crystal Palace, London. Pada saat itu, peternak Inggris juga memperkenalkan program pemuliaan selektif dengan persilangan dengan Angola untuk memperbaiki mantel bulu. Persilangan sistematis yang menghasilkan warna dan pola berbeda hingga populer mencapai lebih dari 200 varietas.
Sementara di wilayah lain, "Smoked Persia" lahir pada tahun 1872 di Brighton. Pada tahun 1888, kucing pertama dikenal di London sebagai Persia pertama. Di Amerika juga populer dengan Persia Color Point atau "Himalaya" sekitar tahun 1920. Di Jerman, kucing Persia dikenal Khmer.
Perbedaan Persia dengan Himalaya
Kucing Persia memiliki mantel bulu cenderung padat tanpa garis, tanda atau pola seperti kucing umumnya. Mereka dominan berwarna putih, biru, krem, hingga kemerahan untuk satu warna. Warna bulu yang spesifik tersebut juga disebut kucing bicolo.
Sementara kucing Himalaya hasil persilangan variasi warna Persia, beberapa tanda khususnya memiliki mata hijau, perak atau keemasan..
0 Comments