Header Ads Widget

}

New-DPKH Kaltim Adakan Expo Bulan Bhakti Peternakan, 300 Kucing Vaksin Anti Rabies

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kalimantan Timur (Kaltim) usai menggelar Expo Bulan Bhakti Peternakan yang dilangsungkan 10 hingga 12 Oktober 2019, ditutup dengan vaksinasi anti rabies kepada sekitar 300 hewan.
(Sumber kaltimprov.go.id)

Kepala seksi Perlindungan hewan DPKH Kaltim, drh Maulana Firmansyah mengungkapkan kegiatan Expo Bulan Bhakti Peternak awalnya menargetkan sekitar 200 vaksinasi anti rabies secara gratis untuk hewan anjing, kucing dan musang.

Selama pelaksanaan yang berlangsung beberapa hari tersebut, peminat yang memberi vaksinasi kepada hewan peliharaan mendapat sambutan luar biasa dengan jumlah sekitar 300 an hewan di vaksin.

Ia menerangkan hewan peliharaan perlu mendapat vaksinasi seperti anti rabies, mengingat di Samarinda dan Kaltim masih termasuk endemik rabies.

Meski demikian dari penelusuran laporan yang diterima pihaknya tentang rabies belum ada sejak 2 tahun terakhir ini.

Hadir sejumlah pejabat wilayah setempat dalam acara Expo Bulan Bhakti Peternakan, diantaranya Plt Sekprov Kaltim, Mohammand Syabani, Ketua Pengerak PKK Kaltim, Noorbayati Isran Noor dan Ketua Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (IPSI) Kaltim, Ibrahim. Tampak juga kehadiran Kepala DPKH Kaltim, Dadang Sudarya.

Berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim Samarinda, Kaltim, tepatnya di halaman lapangan depan Hotel Atlit, acara tersebut sekaligus memperingati World Rabies Day dengan kegiatan lainnya.

Beberapa acara selain pemberian vaksinasi anti rabies kepada hewan, kemeriahan peserta makin ramai dengan Cat Show hingga parade ternak sapi.

Dalam sambutan yang disampaikan Kepala DPKH Kaltim, Dadang Sudarya menjelaskan, tahun 2028 target Kaltim terbebas dari rabies sehingga bisa berdampak lebih luas di tahun 2029 Kalimantan bebas rabies. Dengan demikian tahun 2030 nanti Indonesia Bebas Rabies.

Dadang menambahkan hewan yang rawan dengan rabies sebenarnya kucing karena populasinya sangat banyak dan berkeliaran di lingkungan masyarakat serta sebagian dirawat manusia.

Oleh karenanya ia menghimbau agar pemiliknya rutin memberi vaksinasi tiap tahun agar tidak menjadi sumber penyakit, seperti rabies.

Post a Comment

0 Comments