Selain Harness untuk media pengawasan majikan bersama kucing di luar rumah, tali kekang lain ada juga berbentuk kalung berkerah. Secara teori masing-masing dari mereka menawarkan kelebihan serta kekurangan tersendiri.
Sebagian pecinta kucing menilai tali penuntun yang aman bagi peliharaan mereka adalah jenis Harness, mungkin ada kelompok penyayang hewan lain berpikir sebaliknya, atau bisa saja keduanya dianggap kurang aman.
Menurut majikan mendukung harness untuk kucing, alat pendukung jenis ini lebih baik karena tidak mencekik saat pemasangan tali.
Mana diantara tali penahan yang baik untuk kucing Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan penjual yang menyediakan kebutuhan khusus hewan peliharaan.
Jenis Harness Kucing
Bicara soal harness untuk kucing, Anda sebaiknya tahu ada 3 jenis harness yang bisa digunakan hewan peliharaan Anda. Model alat tersebut mengunakan pola seperti angka 8, jenis desain harness H atau model V.
Cara Memilih Harness Kucing
Cara memilih harness untuk kucing sangat penting diketahui majikan agar tidak membuat peliharaan lecet dan terluka. Hal ini bisa terjadi pada hewan yang memakai tali kekang yang tidak sesuai penggunaan dan ukuran.
Pengaruh lain menambah kenyamanan dari pemakaian harness kucing adalah bahan material yang dipakai produk harness.
Hal yang pertama dari bahan harness yang kurang baik untuk kucing bukan dari kulit dan bahan lain yang sifatnya menambah berat pada badan mereka. Sementara beberapa produk tali kekang bisa juga menggunakan plastik, nilon atau bahan lain, piih jenis bahan yang ramah untuk hewan tak tidak meninggalkan bahan kimia tertentu.
Panduan memilih harness untuk kucing
- gampang dibersihkan
- cara penggunaan pada kucing tidak merepotkan
- bahan dasar nyaman dan aman untuk kucing
- desain fleksibel mudah disesuaikan menurut kurus gemuk badan kucing
- ikatan tidak terlalu sempit atau terlalu longar. Kira-kira sela harness dengan kulit berjarak 2 hari.
Tali yang terlalu sempit bisa melukai dan berbekas menjadi lecet hingga resiko yang paling fatal mencekik leher. Sedangkan pemasangan longgar rentan membuat kucing lepas sehingga sulit di awasi majikan.
Manfaat pemakaian harness kucing
- membuat pemilik merasa aman dan nyaman keluar bersama kucing
- menjaga kucing mengalami insiden kecelakaan
- menjaga pertengkaran antar hewan ketika di tempat yang sama
- menjaga kemungkinan kucing lari dan meloncat di tempat ketinggian
Cara melatih kucing terbiasa dengan harness
Sifat kucing berbeda dengan anjing sebagai hewan peliharaan. Kucing cenderung lebih sulit dan menginginkan kebebasan sebanyak yang bisa mereka dapat dari majikan. Sementara anjing tidak terlalu sulit dilatih mengunakan harness dan waktu yang dibutuhkan anjing lebih cepat beradaptasi dengan tali kekang dibanding kucing.
Untuk melatih kucing menjadi terbiasa memakai harness adalah memperkenalkan terlebih dulu di depan mereka. Letakkan di dasar lantai atau permukaan datar yang bisa di akses mereka. Sifat alamiah kucing yang memiliki naluri ingin tahu akan mendorong insting mendekati harness. Biarkan kucing tersebut mengendus dan terbiasa dengan benda tersebut.
Sekitar 1 minggu telah kenal harness (dibiarkan di lantai), kucing akan menilai tali tersebut bukan ancaman untuk mereka. Cara memakai harness kepada peliharaan seperti ini.
- Letakkan makanan kesukaan mereka seperti camilan tanpa berlebihan dekat harness.
- Agar proses pemakaian harness lebih mudah, bisa juga mengunakan aroma alas tidur kucing untuk digosok kan ke harness.
- Pasang dengan perlahan dan liat respon mereka apakah nyaman sementara waktu.
- Setelah keadaan mereka nyaman dan terbiasa dengan harness, coba berlatih berjalan di area lingkungan rumah.
- Melatih kucing dengan harness dalam rumah sangat perlu sebelum di bawa ke luar lingkungan rumah.
- Terus melatih mereka mengunakan harness sampai Anda menilai aman dan nyaman di luar rumah.
0 Comments