Sebagian masyarakat masih belum memahami, apa yang dimaksud dengan stunting? Definisi dari pengertian stunting adalah tanda yang terjadi pada individu yang mengalami kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama.
![]() |
Ilustrasi foto: kemkes.go.id |
Gangguan gizi yang tidak didapat secara seimbang dari makanan tersebut, biasanya terjadi pada anak yang berusia kecil sehingga menyebabkan masa pertumbuhan mereka terhambat atau berhenti.
Mengutip situs web kemkes.go.id menjelaskan, Stunting salah satu gangguan yang terjadi pada anak karena bermasalah akibat kekurangan gizi yang kronis. Akibat dari kekurangan gizi kronis pada usia tumbuh kembang anak dalam waktu cukup lama ini, salah satunya ditandai dengan gangguan pertumbuhan tinggi anak yang tidak maksimal, sehingga lebih pendek atau rendah dibanding anak sesuai.
Faktor Penyebab Stunting
Faktor penyebab Stunting sering tak disadari oleh calon orang tua sampai mengandung bayi. Salah satu faktor penyebab terjadinya Stunting pada anak, saat masih dalam kandungan sampai di usia ke-2 tahun mengalami kekurangan gizi yang seharusnya diperoleh sejak janin hingga umur 2 tahun.
Selain pengaruh internal yang berasal dari orang tua yang kurang memahami pentingnya pemberian gizi yang seimbang pada janin, faktor penyebab lainnya adalah masalah eksternal.
Stunting yang disebabkan faktor eksternal bisa terjadi akibat lingkungan, ekonomi, politik dan sosial budaya. Selain itu, kurangnya pemberdayaan peranan perempuan untuk memahami dan mengatasi masalah stunting, juga dipengaruhi faktor penyebab lain yang berasal dari lingkungan.
Cara Mengatasi Stunting pada Anak
Selain pengaruh dari makanan yang bergizi yang diperlukan untuk janin yang dikandung orang tua perempuan, kita mengetahui faktor eksternal dapat mempengaruhi Stunting secara tidak langsung.
Tindakan meminimalisasikan gangguan gizi dalam ibu hamil yang mengandung bayi supaya terbebas dari Stunting, diantaranya:
- Pola makan
- Pola asuh
- Akses sanitasi dan ketersediaan air bersih
Seperti yang dilansir dari situs web kemkes.go.id, sebagian besar faktor penyebab Stunting karena pengaruh dari rendahnya akses dan pola makan yang bergizi.
Oleh karenanya, pola makanan yang seimbang dan bergizi, perlu diperkenalkan untuk anak sejak kecil. Masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang berusia kecil, perlu didorong dengan sumber protein yang diperbanyak sebagai konsumsi harian.
Pola asuh yang kurang baik terhadap anak di bawah 2 tahun menjadi faktor penyebab Stunting cenderung tinggi. Tingginya aspek perilaku dari pola asuh memberi makan bergizi saat bayi dan balita. dapat mencegah gangguan kesehatan Stunting.
Faktor penyebab Stunting berikutnya adalah akses sanitasi dan ketersediaan air bersih. Kurangnya sanitasi yang baik dan akses air bersih dalam rumah tangga, menyebabkan anggota keluarga sulit membiasakan mencuci tangan dengan sabun di bawah air yang mengalir.
Kesimpulan
Stunting merupakan gangguan kesehatan pada anak usia tertentu karena kurang mendapat gizi dan makanan nutrisi dalam waktu cukup lama. Pola pemberian makan bergizi mencegah Stunting, dimulai sejak janin dalam kandungan hingga usia balita.
Agar anak terbebas dari Stunting, orang tua perlu memeriksakan kondisi anak mereka ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dengan mengenali perubahan perkembangan yang terjadi setiap bulan.
Misalnya tanda dan gejala anak disebut sehat, saat bayi berusia sekitar 3 bulan sudah bisa membalik badan, dan lain sebagainya.
0 Comments