Hari Kucing Sedunia atau Internasional selalu dirayakan pada tanggal 8 Agustus setiap tahun. Awalnya, ide perayaan hewan ini menjadi populer dan resmi dicetuskan oleh Internasional Fund for Animal Welfare (IFAW) yang peduli kesejahteraan hewan mendapat hak asasi.
Setelah resmi dan menjadi perayaan Hari Kucing Sedunia tiap 8 Agustus, pemilik kucing di seluruh dunia membagikan foto hewan peliharaannya di media sosial.
Bicara tentang kucing dalam masyarakat modern, ada banyak mitos kucing yang kurang tepat hingga salah.
![]() |
Sumber Kompasiana.com |
Apa saja mitos kucing yang populer di Hari Kucing Internasional ini?
Karakter kucing tidak ramah dan tidak suka dipeluk
Mitos karakter kucing tidak suka pelukan manusia telah berkembang bertahun-tahun. Mitos ini mungkin membuat orang ingin mengadopsi kucing menjadi hewan peliharaan, tidak jadi.
Munculnya mitos kepribadian kucing tidak ramah dan tak senang dipeluk, mungkin cara penilaian masyarakat yang membandingkan kucing dengan anjing.
Sifat dan karakter anjing sebagai hewan peliharaan, sangat penyayang dan setia. Sehingga ingin kucing berlaku seperti karakter anjing.
Kucing tidak membutuhkan perawatan manusia
Hewan seperti kucing terkenal sifat mereka mandiri dalam beberapa hal, misalnya bisa merawat dan membersihkan bulu saat kotor.
Ternyata mitos tentang kucing tidak butuh perawatan manusia kurang tepat, dalam kasus tertentu mereka tetap membutuhkan perawatan yang konsisten dari manusia.
Sifat mandiri kucing ini sering mendapat salah pengertian, dimana ada orang yang tidak memiliki sumber daya untuk merawat kesehatan dan kesejahteraan mereka, tetap memaksa diri mengadopsi kucing.
Kucing hewan sulit berekspresi dan cuek
Cara penyampaian perasaan kucing berbeda dengan anjing. Walau mereka terlihat cuek, tak perduli atau jarang mengungkapkan perasaan untuk Anda, bukan berarti tidak membutuhkan perhatian.
Kucing bisa melihat dalam kegelapan
Meskipun kucing dapat melihat suatu objek dalam kegelapan cukup baik, mereka tidak dapat melihat dalam kegelapan secara maksimal seperti pikiran kita selama ini.
Kucing harus minum susu sapi untuk kesehatan
Jika Anda memberikan susu sapi untuk kucing, saya yakin mereka suka dengan minuman ini. Namun mitos kucing harus minum susu sapi untuk kesehatan, tidak benar sepenuhnya.
Susu dibutuhkan kucing saat usia beberapa minggu dan cara mendapatkan nutrisi susu dari induk kucing. Sementara pemberian susu untuk anak kucing dilakukan dengan susu khusus untuk kitten.
Kucing dewasa tidak harus diberi susu. Faktanya, susu tidak baik untuk kesehatan banyak kucing karena mereka tidak toleran terhadap laktosa setelah disapih.
Kucing tidak bersahabat dengan kucing lain
Hubungan pertemanan kucing dengan kucing lain jauh lebih rumit dari anjing dengan anjing lainnya.
Biasanya, kucing yang dibesarkan bersamaan dengan hewan lain bisa menjadi sahabat.
Untuk menilai perasaan bahagia hubungan kucing dengan kucing lain menjadi beda karena tergantung ketersediaan makanan dan sumber daya yang diperlukan mereka.
Kucing mungkin saja berubah menjadi benci satu sama lain, khususnya sesama kucing jika makanan yang dibutuhkan rebutan dan kehadiran kucing lain dianggap sebagai pesaing.
Kucing begadang di malam hari
Kucing belum tentu hewan nokturnal. Faktanya, mereka krepuskular yaitu aktif saat jam-jam sore hari.
Mendengkur menandakan kucing senang
Meskipun kucing mendengkur menandakan perasaan mereka senang, ia juga melakukannya cara yang sama saat tidak nyaman atau kesakitan.
Kucing selalu mendarat di atas kaki saat jatuh
Mitos kucing selalu mendarat dengan kakinya saat terjatuh dari tempat tinggi, cukup populer di masyarakat awam. kucing memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri saat jatuh dari ketinggian, tapi tidak selamanya bisa mendarat dengan kaki mereka. Oleh karena itu, majikan tetap perlu antisipasi kemungkinan mereka terjatuh dari jendela yang tinggi, seperti apartemen, rumah susun, dan rumah tinggal yang memiliki ketinggian.
Demikian tulisan tentang Hari Kucing Sedunia dan Mitos kucing yang populer, semoga bisa bermanfaat untuk Anda.
0 Comments