Kerusakan kulit yang terjadi di wajah dapat berasal dari banyak faktor penyebabnya, diantara masalah kesehatan yang sangat mengganggu banyak orang adalah jerawat batu. Datangnya jerawatan ini kadangkala lebih sulit pulih dibanding dengan jerawat biasa.
![]() |
Ilustrasi foto:pampaputi.info |
Mencegah peradangan kulit yang sulit sembuh ini datang, Anda perlu membedakan faktor pemicu yang penyebab terjadinya jerawat batu hingga bisa mempersiapkan pencegahan lebih awal.
Jerawat batu adalah kerusakan kulit yang menyebabkan peradangan kulit karena beberapa faktor utama. Misalnya peradangan kulit disebabkan oleh mikroba, minyak yang menumpuk di bagian tubuh, dan sel kulit kering yang mati menutup pori-pori. Oleh karena itu, umumnya jerawat seperti ini sering identik dengan individu yang memiliki kulit berminyak dibanding mereka yang berkulit lembab atau kering.
Masalah penyebab jerawat batu tidak mengenal perbedaan usia. Selain bisa terjadi pada orang dewasa, radang kulit yang disebabkan bakteri hingga sel kulit mati dapat juga terjadi untuk usia remaja. Selain orang dewasa dan remaja, orang tua yang berumur juga bisa mengalami hal yang sama.
Sebagian besar penyebab jerawat batu ini akibat ketidakteraturan hormonal yang berlangsung di periode tertentu.
Penyebab jerawat batu
Gangguan kesehatan kulit dan wajah seperti jerawat, memiliki ciri-ciri dan tanda yang mudah dikenali.
Salah satu ciri yang terdapat dalam jerawat sejenis ini, polanya menyerupai gelembung bisul yang dipenuhi dengan kotoran nanah. Ciri lain dari jerawat batu tonjolan bentuknya terlihat putih besar disertai warna kemerahan, dan akan merasa nyeri saat dipegang.
Masalah kesehatan kulit seperti jerawat ini ternyata tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh. Misalnya dada, leher, dan lengan.
Salah satu faktor utama yang menyebabkan jerawat seperti batu adalah pori-pori tersumbat karena sel kulit mati, kotoran menutup pori-pori hingga infeksi mikroba bakteri.
Akibat dari penyumbatan yang terjadi di permukaan pori-pori ini, minyak, kotoran, bakteri mikroba yang menempel di wajah menyebabkan jerawat timbul..
Usia remaja juga rentan mengalami jerawat seperti batu. Perubahan hormonal androgen yang besar menyebabkan peradangan kulit. Melonjaknya sebum dan perkembangan sel kulit lebih cepat.
Kelainan dari hormonal juga diidentifikasi dengan beberapa faktor lainnya, seperti siklus menstruasi, masa mengandung, penggunaan obat-obatan berkaitan dengan hormon, dan timbulnya stres dalam diri seseorang.
Selain itu, penyebab jerawat batu bisa juga timbul karena menggunakan riasan yang tidak tepat sehingga memicu peradangan kulit menjadi jerawatan.
Faktor yang mempengaruhi jerawat seperti adanya batu bisa juga karena meningkatnya tingkat keringat sebagai Kondisi tubuh yang karena basah kuyup. Badan yang sering mengeluarkan keringat berlebihan bisa membuat kulit lebih lembab dan meningkatkan bakteri tinggal dalam tubuh.
Faktor keturunan menjadi variabel genetik untuk seseorang mudah mengalami jerawat sejenis ini. Kualitas genetik yang diturunkan dari orang terdekat bisa menimbulkan gangguan kesehatan.
Pengobatan dengan obat-obatan dan zat tertentu misalnya kortikosteroid, litium, fenitoin, dan isoniazid, dapat memperbanyak jerawat batu.
Beberapa penyebab jerawat batu yang lainnya, misalnya kebiasaan seseorang sering makan cokelat, kacang-kacangan, hingga makanan manis secara berlebihan.
0 Comments