Header Ads Widget

}

Mekanisme Pencernaan Makanan pada Hewan Ruminansia

Apa yang dimaksud hewan ruminansia?


Ilustrasi foto hewan ruminansia (Pixabay)


Makhluk hidup mempunyai ciri khusus yang berbeda-beda berkembang biak dan bertahan hidup. Selain kemampuan beradaptasi dengan lingkungan, sumber makanan yang menjadi sumber, membuat sistem pencernaan makanan juga berbeda. Salah satu hewan ini adalah sapi hingga kerbau, sering disebut hewan ruminansia.

Yang membedakan hewan kelompok ruminansia dengan hewan lain salah satunya mekanisme pencernaan makanan. Ciri khusus pada sapi hingga kerbau sebagai spesies pemakan rumput dan tumbuhan, kandungan sumber makanan ini kaya dengan selulosa sehingga sulit diurai metabolisme tubuh sistem pencernaan hewan, namun hewan jenis ruminansia bisa melakukan tanpa masalah karena struktur mekanisme pencernaan makanan pada mereka dengan 2 fase.


Mekanisme Pencernaan Makanan pada Hewan Ruminansia


Contoh hewan ruminansia terdapat pada sapi, kerbau, kambing, kelinci, domba sebagai makhluk ruminansia murni. Dari ke-5 contoh hewan dengan kemampuan ruminansia yang disebutkan, cara sistem pencernaan mereka akan mengunyah sumber makanan yang mereka konsumsi.

Jika kita melihat mekanisme proses pencernaan makanan yang dilakukan hewan jenis ruminansia, sebagian besar rumput yang dimakan pertama kali masih berbentuk kasar. Kondisi makanan hewan jenis ruminansia tergolong kasar karena mereka hanya mengunyah sebentar saja.

Sumber makanan dari rumput yang kasar setelah dikunyah sapi, kerbau, kambing, kelinci atau domba, makanan tersebut disimpan dalam rumen lambung. Saat daya tampung dalam lambung bertambah banyak dan menjadi penuh, makanan yang berada dalam lambung tadi keluar dan kembali dikunyah dalam fase ke-2.

Fase ke-2 hewan ruminansia pada makanan tersebut, makanan dikunyah semakin halus dan disimpan kembali dalam rumen lambung mereka.


Ciri-ciri hewan ruminansia


Ciri-ciri hewan ruminansia sebagai makhluk hidup dengan kemampuan mekanisme pencernaan makanan dua fase, membedakan mereka dengan kelompok hewan lain. Kemampuan hewan tersebut didukung organ yang berada di saluran sistem pencernaan, yakni:
Organ rongga mulut, organ kerongkongan, organ lambung, rumen, retikulum, omasum, abomasum,. organ usus halus, dan anus.



Ciri-ciri hewan kelompok  ruminansia terdiri dari:

Organ rongga mulut

Organ rongga mulut hewan jenis ruminansia terdiri 2 sistem yang saling berkaitan satu sama lain. Gigi dan lidah yang terdapat pada sapi, kerbau, kambing, kelinci atau domba, gigi seri mirip pejepit untuk menjepit makanan berupa rumput. Sementara itu, susunan gigi taring pada hewan jenis ruminansia tidak berkembang seperti hewan lain, sehingga terlihat gigi berahan bagian belakang datar melebar.

Organ kerongkongan

Organ kerongkongan pada hewan jenis ruminansia memiliki fungsi sebagai penghubung lambung mendapat makanan berupa rumput yang masuk dari mulut mereka. Makanan yang masuk tidak mengalami proses pencernaan dan sebagian besar ukurannya pendek sekitar 5 cm. Keunikan organ kerongkongan sapi, kerbau, kambing, kelinci atau domba saat menyalurkan makanan ke lambung, dapat membesar menyesuaikan ukuran sumber makanan tersebut.

Organ lambung

Ciri-ciri hewan ruminansia di bagian organ lambung memiliki fungsi mengurai makanan yang masuk melalui proses pembusukan dan peragian. Uniknya organ lambung pada sapi, kerbau, kambing, kelinci atau domba bisa berfungsi tempat penyimpan makanan selama pengunyahan fase pertama, yakni makanan rumput kasar.

Selain ketiga organ yang disebutkan tadi, peranan sistem mekanisme pencernaan makanan mereka dipengaruhi oleh rumen, retikulum, omasum, abomasum,. organ usus halus, dan anus.

Post a Comment

0 Comments