Header Ads Widget

}

Cara Mengetahui Karakter Anjing Berdasarkan Lontar Carcan Asu

Untuk sebagian besar masyarakat yang bermukim di Bali, pernah mendengar tentang Lontar Carcan Asu. Yakni cara mengetahui tentang hewan peliharaan anjing yang didasarkan pada jenis karakter dan sifatnya.
unsplash.com/@karlkiwi90

Sebagai hewan peliharaan manusia, anjing dikenal makhluk yang membawa sikap yang setia kepada pemilik, selain itu ada beberapa sifat dan karakter yang dapat dijelaskan dalam Lontar Carcan Asu.

Lontar Carcan Asu yang berada di museum Lontar Gedong Kirtya Singaraja, memberi penjelasan tentang sifat dan karakter anjing Bali.

Kebiasaan yang turun temurun dalam masyarakat Bali untuk mengetahui watak anjing secara unik, yaitu dengan mengukur panjang mulai dari ujung hidung anjing atau biasa disebut moncong sampai ke ujung ekornya.

Untuk melakukan pengukuran tersebut, tidak harus menggunakan alat khusus, dengan tali sudah bisa digunakan.

Beberapa alat ukur lainnya yang sering dipakai, misalnya lidi atau alat ukur lain yang berfungsi sebagai sarana mengukur.

Pengukuran lain adalah mengukur ukur ujung moncong ke posisi titik antara mata anjing.

Setelah mendapat dua pengukuran yang sudah disebut diatas, angka tersebut dibagi (panjang moncong ke ekor dibagi panjang hidung ke titik mata).

Setelah didapatkan angka akhirnya, gunakan urutan berikut: Paksa, Guna, Ketek dan Kiul, saat bilangan tersebut jatuh pada urutan yang tidak bisa diteruskan, maka kurang lebih seperti itulah gambaran anjing yang dimiliki.

Apa saja yang bisa diketahui dari pengukuran Lontar Carcan Asu berdasar urutan.


Paksa 
unsplash.com/@mclee

Paksa menggambarkan jenis anjing yang memiliki sifat agresif dan galak. Hewan peliharaan ini sangat setia dengan pemilik, pada sisi lain punya sikat curiga melihat orang asing yang bersama dengan pemiliknya.

Karakter anjing Paksa dominan memberi perlindungan dan proteksi kepada pemilik, hal ini sering membuat pemiliknya menjadikan anjing seperti ini untuk menjaga rumah. Karena dianggap kurang tepat dibawa keluar dari lingkungan tempat tinggal untuk bersosialisasi.

Guna
unsplash.com/@mitchorr

Beberapa karakter anjing tipe Guna terlihat pada jenis ini, seperti penurut juga tidak sulit ketika dilatih. Namun untuk tipe Jaya kurang tepat untuk dijadikan penjaga rumah. Hewan ini sering menjadi teman penghibur karena sifatnya penurut, terlebih jika sudah dilatih.

Jaya
unsplash.com/@sammanns94

Hewan peliharaan urutan Jaya di golongkan anjing yang seolah-olah seperti penguasa ke pemiliknya. Ia memiliki sifat yang agak atraktif dan sering menggonggong dan sedikit cengeng.

Anjing urutan Jaya jenis yang suka mencari perhatian pemiliknya, karena itu ia sering dikenal manja dan senang di elus.

Ketek
unsplash.com/@sayesashank98

Ketek menjelaskan sifat anjing yang condong suka terlihat dengan aktivitas yang kotor, misalnya mengaruk tanah dan mengais sampah sehingga membuat kesan kumal.

Meski aktivitas cenderung berhubungan dengan hal yang kurang bersih, sifat anjing ini juga dikenal susah untuk dimandikan.

Kiul
unsplash.com/@charlesdeluvio

Karakter lain yang digambarkan untuk jenis Kiul, ia sering disebut hewan yang pemalas yang hanya beraktivitas makan dan tidur.