Header Ads Widget

}

Kucing Gemuk, Anda Perlu Tahu Resiko Tersembunyi

Melihat kucing yang gemuk ketika digendong orang lain akan membuat perasaan gemes dan ingin menggendong juga akibat kelucuannya. Kucing gemuk punya pancingan tersendiri ketika orang lain melihatnya.
pexels/kelvin809

Hal tersebut tentu bukan masalah besar jika kegemukan mereka masih batas terkontrol. Kegemukan yang over akan membuat kucing menjadi semakin tidak aktif dan beresiko pada penyakit.

Kucing yang memiliki tubuh gemuk hingga masuk kategori obesitas, jelas menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemiliknya. Hal tersebut sangat wajar karena pemilik hewan peliharaan khawatir pada beberapa pertimbangan.

Berdasarkan data Association for Pet Obesity Prevention menyebutkan, kucing yang dipelihara di Amerika Serikat sebagian besar telah mengalami kegemukan hingga obesitas mencapai 58%.

Dari data yang diungkapkan tersebut, menandakan lebih dari setengah kucing yang ada sudah masuk kategori gemuk. Bahkan dalam data yang menyebutkan, 1 dari 3 kucing tersebut telah berada di ambang obesitas.

Penyakit pada kucing gemuk

pexels/snapwire

Penyakit yang bisa muncul kepada kucing gemuk hingga obesitas sama berbahaya yang terjadi pada manusia. Penumpukan lemak yang berlebihan yang membuat kegiatan mereka menurun, beberapa penyakit yang rentan terjadi pada kucing akan semakin banyak.

Beberapa catatan yang timbul pada kucing yang memiliki postur tubuh gemuk hingga obesitas, seperti:


  • Penyakit hati
  • Diabetes tipe 2
  • Penyakit jantung
  • Penyakit pernapasan
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit ginjal
  • Kondisi kulit
  • Osteoartritis


Jika kegemukan dialami oleh kucing, maka secara tidak langsung akan berpengaruh pada usia mereka.

Kucing menjadi gemuk karena ini

pexels/pixabay

Ada banyak faktor yang menyebabkan kucing dapat menjelma semakin gemuk. Namun dampak yang pasti ketika ras kucing peliharaan mengalami obesitas, pola makan mereka akan terus meningkat dan pada sisi lain adalah aktivitas mereka semakin sedikit.

Beberapa penyebab yang sering menjadikan kucing gemuk seperti:

pexels/vatius

Pemberian makan tidak terkontrol
Pemilik kucing yang saking sayang dengan kucing, sering tidak menyadari bahwa memberi makanan secara tidak terkontrol dan berlebihan, justru semakin membahayakan tubuh mereka.

Perlahan-lahan, kucing mulai berubah semakin gemuk hingga obesitas. Pemberian makanan yang tidak menggunakan jadwal dan sesuka hati pemiliknya, dapat membuat asupan yang diterima akan terus meningkat.

Malas, kucing malas atau jarang melakukan aktivitas pergerakan patut Anda perhatikan. Pemilik kucing perlu merubah kebiasaan pola hidup mereka agar mulai aktif bergerak.

Tanda fisik kucing mulai gemuk hingga obesitas

pexels/rawpixel

Untuk mengetahui seekor kucing mengalami kegemukan hingga obesitas atau tidak. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemiliknya, seperti memeriksa tulang rusuk dan iga belakangnya. Jika Anda sulit merasakan keberadaan tulang rusuk dan tulang iga belakang, kemungkinan besar mereka sudah masuk kategori gemuk.

Untuk pengukuran lain mengetahui kucing berada kategori gemuk atau tidak adalah dengan jumlah kalori yang diterima.

Secara umum untuk kucing jenis dewasa diperkirakan membutuhkan kalori 300 kalori. Kemudian, Anda perhatikan kalori yang diterima saat dimakan kucing dalam sehari. Umumnya seekor kucing akan menyantap makanan sebagai sumber kalori sekitar 2% x berat tubuhnya. Misalnya, kucing memiliki berat 3 kg, maka 2% kali 3.

Tindakan saat kucing kelebihan berat badan

pexels/lemonzandtea

Ketika pemilik hewan peliharaan kucing sudah mengetahui meow mengalami kegemukan atau obesitas, maka hal terbaik adalah mulai mengatur pola makan dengan telaten dan melakukan beberapa tip berikut. Sehingga hal tersebut akan berangsur-angsur menggurangi berat badan mereka.

1. Ajak main
Pemilik kucing yang memiliki hewan peliharaan, sebaiknya mulai lebih aktif untuk memperhatikan aktivitas mereka. Caranya dengan aktif bermain dengan kucing.

2. Aksesori
Aksesori untuk kucing banyak memberi manfaat untuk kesehatan mereka. Dengan menyediakan mainan yang sesuai dan cocok, mereka dapat aktif untuk bergerak.

3. Tambah teman
Menambah teman bermain untuk kucing mungkin saja dapat dilakukan, jika Anda berniat mengadopsi hewan lain.

4. Kurangi makanan
Hal terakhir yang tak kalah penting adalah soal kalori yang mereka terima setiap hari. Jika pemberian makanan sudah dirasa tidak sesuai dalam arti berlebihan, maka perlu sejak sekarang menggurangi jatah makanan.

Anda perlu menghitung secara tepat untuk kalori yang dibutuhkan mereka dengan mempertimbangkan aktivitas, umur, berat badan normal dan kondisi lainnya. Jangan lupa, bertanya dengan komunitas penyayang hewan akan menambah banyak informasi atau bisa juga konsultasi dengan dokter hewan untuk mendapat solusi yang paling tepat.