Header Ads Widget

}

Pertolongan Pertama pada Kucing dan Anjing, Apa yang Perlu Saya Tahu ?

Musibah dan kecelakaan tidak bisa diduga siapapun, bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Seperti hewan peliharaan yang ada di rumah, hal itu masih dapat terjadi, sehingga pemilik perlu tahu antisipasi dan langkah awal sebagai pertolongan pertama yang perlu atau tidak diberikan untuk kucing dan anjing.
pixabay.com/3dman_eu

Pemilik kucing dan anjing yang tak menyangka jika sewaktu-waktu kucingnya mengalami kejang persis dihadapannya, yang terjadi hanya kepanikan tanpa tahu apa yang harus diperbuat.

Atau mungkin juga saat anjing yang tiba-tiba saja loncat dari ketinggian karena mengikuti jejak temannya kucing yang sebelumnya ia lihat aman untuk meloncat.

Ada banyak musibah dan kecelakaan yang bisa terjadi tanpa diduga, dua contoh yang disebutkan tadi hanya bagian kecil yang mungkin bisa terjadi.

1. Jangan panik


Ya, itu sebuah kata-kata yang terdengar umum dan sering kita dengar dalam setiap pembahasan penanganan musibah atau kecelakaan. Kata-kata 'jangan panik' memang awal mula Anda untuk melakukan tindakkan lainnya secara jernih dan jelas.

Saat terjadi kecelakaan atau musibah pada kucing dan anjing, maka Anda sebagai pemilik hewan peliharaan jangan panik. Menghindari rasa panik, maka langkah darurat untuk pertolongan pertama untuk mereka bisa dilakukan secara cermat.

Satu hal yang perlu diperhatikan untuk pemilik hewan peliharaan, pertolongan pertama pada kucing dan anjing harus dilanjutkan ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan lebih baik. Pertolongan pertama ini hanya dimaksudkan untuk mencegah hal-hal berbahaya lainnya, sebelum Anda bisa sampai ke rumah sakit khusus hewan.

Apa saja yang perlu saya tahu

pixabay.com/Alexas_Fotos

Persediaan kotak obat P3K

Langkah pertama adalah menyiapkan persediaan kotak obat yang sesuai dengan saran dokter. Ada beberapa obat bebas yang bisa digunakan untuk hewan peliharaan sebagai langkah pencegahan.

Isi P3K untuk kucing dan anjing
Tulis atau cantumkan nomor telpon dokter hewan terdekat. Disarankan 2 atau tiga nama, untuk jaga-jaga jika ada yang tidak aktif atau sudah tutup.


  • Kain kasa. Kain kasa berfungsi untuk menutup luka agar tidak terjadi luka yang lebih serius dengan banyaknya pendarahan yang muncul
  • Pembalut, bisa berupa kain untuk membungkus.
  • Perekat untuk kasa, Perekat untuk manusia dan kucing atau anjing berbeda. Mereka memiliki perbedaan pada mantel bulu, sedangkan manusia tidak begitu dominan.
  • Obat pembuang racun, Berfungsi untuk membuat racun jika kecelakaan terjadi akibat makanan. Anda harus melakukan konsultasi dengan dokter hewan.
  • Pengukur suhu thermometer. Mengukur suhu tubuh hewan tidak sama seperti manusia. Jangan mengukurnya lewat ketiak atau memasukkan ke mulut. Suhu tubuh hewan diukur melalui pengukuran yang dimasukan ke dubur.
  • Obat mata untuk hewan,Untuk mendapatkan obat mata yang sesuai untuk jenis kucing atau anjing, lakukan konsultasi dengan dokter hewan.
  • Tandu,Berfungsi untuk mengangkat jika kecelakaan terjadi pada kaki atau luka yang menyebabkan makin parah jika bergerak.



2. Pertolongan pertama saat kucing dan anjing luka

unsplash.com/andresloquesea

Pemilik hewan peliharaan harus paham, dalam keadaan sakit kucing dan anjing bisa saja menjadi sedikit rewel atau agresif. Jadi jangan berpikir mereka tidak mencakar atau mengigit. Hal tersebut dimungkinkan saat memegang luka membuatnya semakin nyeri.

Pemiliknya tidak disarankan memeluk mereka saat terluka. Sebisa mungkin menjauhkan muka dari mulut hewan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika situasinya sudah tepat, maka bersihkan secara perlahan mantel bulu di area yang terluka, jika masih terdapat penyebab kucing atau anjing terluka, buang supaya tidak membuat makin dalam.

Bersihkan luka menggunakan obat-obatan yang disarankan dokter hewan, selanjutnya gunakan peralatan P3K untuk membalutnya. Langkah terakhir, kontak dokter hewan untuk penangan lebih lanjut.

2.1 Pertolongan pertama saat kucing dan anjing patah tulang
unsplash.com/wayneshin

Saat kucing atau anjing terlihat mengalami luka akibat kemungkinan patah tulang, pemiliknya perlu menjaga aktivitas hewan tidak gelisah dalam bentuk bergerak tanpa arah. Setelah gerakan menjadi terbatas dan tenang, gunakan penopang untuk bagian kaki yang patah dengan kertas atau sesuatu yang bisa mencegah patah tulang semakin nyeri. Selanjutnya, cari kain tebal yang berfungsi untuk mengendongnya ke dokter hewan terdekat.

2.2 Pertolongan pertama saat kucing dan anjing muntah

Jika anjing atau kucing mengalami muntah, kemungkinan ia memakan sesuatu yang tidak lazim. Muntah bisa juga akibat gejala keracunan, virus, makan obat-obatan dan penyebab lainnya.

Selanjutnya, jangan memberi makanan kepada hewan peliharaan Anda. Minimal beberapa jam sekitar 4 hingga 24 jam. Untuk mendapatkan jam yang tepat, sebaiknya Anda bertanya ke dokter hewan atau penyayang binatang untuk ras tertentu.

Jika dalam waktu puasa sudah selesai namun gejala muntah masih berlanjut, segera berkunjung ke dokter hewan.

Selalu ingat bahwa pertolongan pertama yang diberikan pada hewan peliharaan Anda harus diikuti oleh perawatan hewan segera. Perawatan P3K bukan pengganti untuk perawatan hewan, tetapi dapat menyelamatkan nyawa hewan peliharaan Anda sampai menerima perawatan hewan.

Post a Comment

0 Comments