Dikutip dari kumparan.com, Kegiatan rutin yang dilakukan tiap tahunnya oleh Puskeswan Cilimus, memiliki tujuan untuk mencegah kemungkinan rabies yang dikarenakan gigitan hewan yang terinfeksi rabies.
Kegiatan vaksinasi yang digelar Puskewan Cilimus baru-baru ini, sebagian besar pemilik kucing ras angora dan persia menyempatkan diri memberi vaksinasi untuk kucing kesayangannya.
Menurut Kades Bandorasa Wetan Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, Arahmat mengakui kegiatan vaksinasi gratis disambut sebagian besar pemilik hewan pelihara dan warga masyarakat.
“Warga cukup banyak ikut suntik vaksin rabies secara gratis bagi hewan peliharaan. Gak ada persyaratan khusus, cukup membawa hewan peliharaan yang dimiliki kesini agar mendapat suntik vaksin oleh petugas,” ucapnya kepada sejumlah media, Jumat (18/7).
Kepala TU Puskeswan Cilimus, Nani Rahnani menerangkan, kegiatan rutin setiap tahun berupa vaksinasi gratis untuk anjing dan kucing, diantaranya meminimalisasi resiko rabies pada masyarakat. Ia menyebutkan penyakit rabies dari gigitan hewan dimungkinkan tertular pada manusia dan resikonya sangat mematikan. Nani menambahkan, saat ini belum ada obatnya, sehingga pencegahan dirasakan lebih efektif, untuk saat ini.
“Lalu untuk hewan peliharaan ini bukan hanya bagi kucing atau anjing, melainkan hewan bertaring lain seperti monyet. Hanya saja, hewan yang akan divaksinasi itu harus berusia diatas empat bulan,” tutupnya.
Sumber
0 Comments