"Bro, emang penting banget ya vaksin untuk hewan?", pertanyaan tersebut meluncur dari rekan kerja ketika melihat jadwal vaksinasi sedang digelar tidak jauh dari lingkungan rumahnya.
"menurut saya sih, selama hewan selalu dalam rumah. Kayaknya vaksin untuk anjing peliharaan tidak terlalu prioritas deh," tambahnya untuk meyakinkan diri sendiri.
Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati
Kalimat "pencegahan lebih baik daripada mengobati" tak asing lagi didengar, sama halnya vaksinasi ke hewan peliharaan Anda, bertujuan mencegah jenis penyakit yang rentan di tularkan oleh hewan.
Anda sulit memastikan 100 persen anjing selalu pada kondisi baik saat tidak diawasi, beberapa cara penularan penyakit yang yang bisa terjadi karena gigitan hewan lain memakan makanan yang terinfeksi dan beberapa faktor penyebab lainnya yang membuat anjing di rumah tidak terdeteksi memiliki penyakit.
Pemberian vaksin kepada anjing lebih awal sebelum mereka terinfeksi selain mencegah penyakit dari resiko yang lebih fatal hewan peliharaan yang mendapatkan vaksin secara otomatis memiliki kekuatan sistem tubuh yang yang lebih baik dibandingkan hewan yang tidak mendapatkan vaksin.
Alasan vaksinasi penting untuk anjing
Memberi vaksin kepada hewan peliharaan salah satu upaya yang diberikan pemilik kepada hewan untuk mendapatkan kekebalan tubuh.
Anjing yang diberi vaksin akan membuat mereka lebih kebal untuk mencegah dan melawan mikroorganisme ketika virus atau kuman menginfeksi tubuhnya.
Sebagian pemilik hewan peliharaan menilai vaksinasi pada anjing cukup dilakukan sekali saja, padahal vaksin yang didapatkan oleh hewan akan mengalami penurunan kadarnya, hewan akan mengalami penurunan sehingga tidak berfungsi maksimal seperti awal mula mendapatkan vaksin. Oleh karenanya, banyak himbauan dari komunitas penyayang hewan untuk melakukan vaksinasi ulang tiap periode tertentu.
Persiapan Sebelum Vaksinasi
Hewan yang menerima vaksinasi harus dalam keadaan sehat, sebab proses vaksinasi merupakan bibit penyakit yang dilemahkan untuk mendorong sistem kekebalan tubuh meningkat.
Salah satunya adalah hewan diperiksa secara klinis, memiliki suhu rata-rata 38 sampai 39 derajat Celcius.
Tanda hewan belum boleh divaksin
1. kondisi hewan sedang menurun selera makan
2. hewan sedang sakit seperti diare batuk bersin
3. Hewan mengalami gangguan kesehatan seperti cacingan atau kutu.
Selain alasan kesehatan disebutkan diatas, anjing tidak disarankan di vaksin ketika sedang lemas dan dan saat situasi mengandung janin.
Manfaat Vaksinasi akan mencegah penyakit :
1. parvovirus
2. distemper
3. hepatitis
4. parainfluenza
5. Chanel
6. leptospirosis
7. rabies
Kapan usia yang sesuai vaksinasi?
Anak anjing setelah lahir akan mendapat antibodi secara alami dari induknya. Caranya melayu air susu induk yang diterima mereka saat kelahiran.
Cairan air susu induk mengandung zat penting untuk kehidupan mereka, salah satunya adalah kolostrum.
Dalam prosesnya anak anjing semakin dewasa, perlahan mereka mulai kehilangan imun tubuh untuk memasuki masa mandiri.
Mereka diperkirakan mengalami penurunan antibodi yang didapat secara alami tersebut setelah tidak menyusui dengan induk.
Beberapa pendapat menilai, anak anjing bisa di vaksin saat usia 8 hingga 9 Minggu dan dan vaksinasi ulang sesuai saran dokter hewan.
Efek samping yang mungkin terjadi pada anjing sangat jarang di dilaporkan, biasanya reaksi yang sering muncul pada hewan setelah vaksin yakni bengkak di areal disuntik, demam, agak terlihat lemas dan kemungkinan selera makan yang menurun.
Proses ini bisa berlangsung dalam beberapa hari ke depan dan dianggap normal.
Sementara untuk situasi tertentu pasca hewan divaksinasi, jika menunjukkan kondisi kesehatan menurun, segera mendatangi dokter hewan.
0 Comments