Header Ads Widget

}

Jenis Makanan Yang Mempengaruhi Kesehatan Anjing

Banyak makanan lezat yang bisa Anda masukkan dalam daftar konsumsi favorit setiap hari. Jenis bahan utama hingga penguat rasa yang diolah dengan seni memasak yang baik, mudah ditemukan seperti produk kedelai, kecap, bawang hingga saus. Sementara kebiasaan pemilik hewan peliharaan, sebagian terbiasa berbagi bahan makanan tersebut dengan anjing. Apakah memberi dampak baik untuk mereka?
memberi makanan sembarangan kepada anjing dapat membuat gangguan kesehatan
(Sumber p2ptm.kemkes.go.id)

Jenis Makanan Kurang Cocok Dimakan Anjing

Kenali jenis makanan yang tidak cocok untuk anjing
(Sumber fahmi-artcolection.blogspot.com)
Penggunaan produk kedelai, kecap dan bahan olahan sejenisnya masih pro kontra, bolehkah dimakan oleh anjing. Mereka yang menilai bahan tersebut boleh di makan anjing, selama dalam batas wajar.

Pandangan lain yang dikemukakan tentang kecap, menjelaskan kandungan kecap biasa memiliki kadar natrium yang sangat tinggi, sehingga anjing yang menerima satu sendok teh saja tanpa ketersediaan air sebagai pengencer, memiliki resiko kerusakan ginjal atau keracunan zat garam.

Hewan peliharaan yang mengalami keracunan garam karena tidak dapat dikelola tubuhnya, selain menyebabkan masalah neurologis, juga bisa berakibat lebih fatal. Ras anjing yang rentan mengalami keracunan garam, biasanya pada anjing jenis kecil.

Tanda Anjing Keracunan Makanan

Tanda anjing keracunan makanan
(Sumber hewandankita.blogspot.com)

Tanda anjing mengalami masalah kesehatan setelah memakan bahan makanan tertentu, kecap, garam dan makanan lain yang tidak dapat ditolerir tubuh, hewan peliharaan menunjukkan kebiasaan yang tidak biasa.

Perubahan perilaku mereka berlangsung cepat dan dapat direspon berlainan pada masing-masing ras anjing. Umumnya, tanda anjing keracunan makanan akan bertingkah laku sebagai berikut:

  1. Tingkat rasa haus menjadi tinggi dengan tanda sering minum air berlebihan
  2. Respon muntah dimungkinkan terjadi untuk mengeluarkan bahan makanan yang dikonsumsi agar keluar dari dalam tubuh
  3. Kebiasaan hewan peliharaan mudah diare dan buang kotoran menjadi sering dilakukan. Beberapa gejala yang menyertainya, misalnya bentuk kepadatannya tidak normal dari biasanya atau menjadi encer dan lembek
  4. Anjing dapat mengalami kejang


Beberapa tanda anjing keracunan makanan yang terlihat, majikan disarankan membawa mereka ke klinik, puskeswan, rumah sakit hewan untuk mendapat pertolongan dokter hewan secepat mungkin.

Makanan berbahan kedelai


Jenis makanan yang lain adalah bahan bersumber kedelai. Proses pembuatan kecap menggunakan kedelai dan diketahui kadar natriumnya tinggi. Kedelai memiliki pengaruh kesehatan pada anjing, mesti belum resmi di nilai tidak aman untuk dikonsumsi anjing. Namun beberapa pecinta hewan lebih aman menghindari jenis makanan tersebut, diberikan untuk anjingnya.

Bahan kedelai memiliki zat estrogen yang memberi manfaat untuk beberapa hal. Ketika estrogen diterima berlebihan oleh anjing, dapat menyebabkan masalah yang tidak diinginkan, khususnya untuk anjing yang di spayed dan neutered (disteril).

Makanan jenis kedelai mampu menurunkan kadar hormon tiroid sehingga tidak cocok untuk anjing yang memiliki riwayat hypothyroidism.

Beberapa produk kedelai yang diolah menggunakan metode tradisional, umumnya difermentasikan sebelum dikonsumsi. Proses ini dapat mengurangi kadar estrogen secara efektif dan menjadikan makanan tersebut lebih mudah dicerna tubuh anjing.

Bahan Penambah Rasa

Cara merawat anjing yang baik dengan makanan sehat
(Sumber yusril-paturusi.blogspot.com)

Selain kecap, kedelai memiliki ketidak cocokan sebagai bahan makanan untuk anjing, pengolahan bahan makanan yang semula aman untuk hewan peliharaan dapat berubah menjadi tidak baik.

Beberapa jenis bahan makanan yang sering digunakan untuk menambah rasa menjadi lebih gurih dan enak dalam masakan, misalnya bawang putih, minyak, MSG dan hidangan pedas.

Cara merawat anjing di rumah yang baik tidak sekedar memberi mereka makanan yang disukai majikan, beberapa ras anjing perlu diperhatikan kesehatan mereka karena tidak seluruhnya bisa menerima berbagai bahan makanan. Jenis anjing kecil memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap alergi dan ketidakmampuan mengurai zat makanan menjadi sederhana. Anjing yang menunjukkan tanda keracunan pada makanan tertentu, perlu mendapat pengobatan segera mungkin untuk membantu mengeluarkan sisa makanan yang tertinggal dalam tubuhnya, yakni membawanya segera ke dokter hewan untuk penanganan medis.