Ramai dengan suara gonggongan anjing ketika mengunjungi Pejaten Shelter menjadi hal umum yang ditemui pengunjung. Pekarangan yang menjadi tempat penampungan berbagai hewan terlantar, mungkin agak menyulitkan pecinta hewan yang belum pernah berkunjung ke sini.
Bagian depan yang tidak terdapat plang nama Pejaten Shelter, namun sudah demikian populer namanya karena menjadi salah satu tempat penampung hewan terlantar.
Sekitar seribuan anjing menyambut kedatangan tamu di Shelter ketika memasuki pekarangan depan. Meski Pejaten Shelter menampung berbagai jenis satwa, kehadiran ras anjing berbagai trah menambah suasana lebih ceria.
Jika Anda belum pernah datang ke Pejaten Shelter, sambutan kedatangan dari ribuan satwa yang terlantar seharusnya tidak membuat kaget. Beberapa anjing antusias mengungkapkan perasaan senang dengan berloncatan seolah melihat niat mulia dari hati Anda.
Seluruh anjing yang terdapat di Shelter sudah jinak sehingga tidak perlu khawatir dengan gigitan. Ketika memberi keterangan kepada media berita, owner Pejaten Shelter, dr Susana Samoli menerangkan, terdapat juga puluhan jenis kucing yang terlantar dan monyet dengan tempat yang terpisah.
Dari awal berdirinya Pejaten Shelter, 31 Agustus 2009, tempat penampungan hewan terlantar ini termasuk cukup lama dan berusia sekitar 10 tahun di 2019. Pada awal dimulainya lokasi penerimaan hewan terlantar tersebut, 70 kandang telah disiapkan untuk anjing.
Kondisi anjing yang dirawat Susana, sebagian tidak dalam fisik yang prima, namun berbekal harapan calon majikan akan mengadopsi mereka, owner Pejaten Shelter masih menampung mereka untuk sementara.
Aktivitas yang dilakukan dokter patologi klinik tersebut untuk hewan terlantar tidak sekedar memberi makanan, beberapa hal lain dilakukannya, seperti memandikan, melakukan vaksinasi dengan pengalaman sebagai dokter sampai pada perawatan lain agar hewan tersebut tetap sehat.
Ada ratusan hewan yang tertampung di Shelter, berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan, 2017 lalu sekitar 700 ekor anjing terus dirawat pendiri dan pemilik Pejaten Shelter.
Dalam perkiraan rata-rata, 1 ekor anjing memerlukan biaya sekitar Rp. 250.000 dalam sebulannya. Jika merawat 700, hasilnya bisa Anda temukan berapa yang diperlukan. Sementara perbandingan orang yang mengadopsi hewan terlantar bisa 1 orang banding 100 ekor, mengingat setiap tahun ada sekitar 100 ekor anjing menjadi tanggungan baru.
Untuk merawat ratusan anjing, puluhan kucing dan monyet, ia dibantu pegawai untuk menyiapkan kebutuhan harian hewan.
Saking banyaknya hewan terlantar yang dirawatnya, sebagian besar pengeluaran seperti listrik, dog food, nasi, vaksinasi hingga sterilisasi, sebagian besar menggunakan keuangan yang dimilikinya.
Pada saat-saat tertentu, media sosial yang dikelola Pejaten Shelter membutuhkan uluran tangan berupa donasi dari dermawan. Anda dapat menemukannya di
instagram
facebook
kita bisa
Pejaten Shelter
Alamat: Jalan Pejaten Barat No. 45T, RT.2/RW.8, Pejaten Bar., Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12540
Telepon: 0818872761
m.me/PejatenShelter