Kenali Manfaat dan Resiko Memberi Ikan untuk Anjing
Menjaga kesehatan hewan peliharaan membutuhkan perhatian yang serius untuk pemiliknya. Dengan takaran nutrisi dan gizi seimbang untuk anjing tersebut, selain berguna terhadap mantel bulu, kulit, menguatkan sistem imun tubuh dan manfaat lainnya, namun penyajian yang kurang tepat bisa menimbulkan masalah yang tidak diinginkan. Misalnya menjadi berlebihan sehingga mengundang resiko yang tak diinginkan.
Pada umumnya anjing suka dengan makanan yang tercampur dengan bahan dari ikan. Aroma yang khas dan menjadi sumber protein penting yang kaya asam lemak oemga-3, dapat meminimalkan resiko terjadinya peradangan.
Alternatif asupan bahan makanan dari ikan juga sering dijadikan pilihan majikan jika anjing mereka punya riwayat alergi pada bahan yang bersumber dari daging ayam.
Langkah pertama yang perlu diketahui majikan saat berniat menambahkan nutrisi yang berasal dari ikan, konsultasi ke dokter hewan terdekat untuk mendapat takaran yang direkomendasikan.
Anjing yang dipelihara di rumah jika belum pernah memperoleh asupan berbahan dari ikan tersebut, mulailah dengan takaran yang kecil dalam porsi minimal.
Tujuan pemberian pakan atau makanan olahan dari ikan untuk anjing dalam porsi kecil ini, untuk mendeteksi kemungkinan alergi jika hewan peliharaan tidak cocok sehingga rentan terhadap pencernaan mereka.
Sebagian dari hewan peliharaan anjing yang mendapat asupan makanan dari ikan, umumnya tidak memiliki masalah terhadap pencernaan mereka.
Gunakan takaran sekitar 10% dari jumlah kalori anjing dalam sehari, disamping itu pisahkan tulang ikan untuk mencegah mereka tersedak.
Bahan makanan bersumber dari ikan yang baik disarankan diolah dengan cara di rebus, di kukus, atau di panggang, karena metode menggoreng menggunakan minyak dapat menambah jumlah kalori bagi mereka.
Anjing yang terlalu banyak makan ikan meski dimasak sesuai rekomendasi ahli kesehatan, dapat menyebabkan obesitas dan kegemukan.
Manfaat Ikan untuk Anjing
Pada umumnya anjing suka dengan makanan yang tercampur dengan bahan dari ikan. Aroma yang khas dan menjadi sumber protein penting yang kaya asam lemak oemga-3, dapat meminimalkan resiko terjadinya peradangan.
Alternatif asupan bahan makanan dari ikan juga sering dijadikan pilihan majikan jika anjing mereka punya riwayat alergi pada bahan yang bersumber dari daging ayam.
Konsultasi dengan Dokter Hewan
Langkah pertama yang perlu diketahui majikan saat berniat menambahkan nutrisi yang berasal dari ikan, konsultasi ke dokter hewan terdekat untuk mendapat takaran yang direkomendasikan.
Anjing yang dipelihara di rumah jika belum pernah memperoleh asupan berbahan dari ikan tersebut, mulailah dengan takaran yang kecil dalam porsi minimal.
Tujuan pemberian pakan atau makanan olahan dari ikan untuk anjing dalam porsi kecil ini, untuk mendeteksi kemungkinan alergi jika hewan peliharaan tidak cocok sehingga rentan terhadap pencernaan mereka.
Resiko Memberi Ikan pada Anjing
Sebagian dari hewan peliharaan anjing yang mendapat asupan makanan dari ikan, umumnya tidak memiliki masalah terhadap pencernaan mereka.
Gunakan takaran sekitar 10% dari jumlah kalori anjing dalam sehari, disamping itu pisahkan tulang ikan untuk mencegah mereka tersedak.
Bahan makanan bersumber dari ikan yang baik disarankan diolah dengan cara di rebus, di kukus, atau di panggang, karena metode menggoreng menggunakan minyak dapat menambah jumlah kalori bagi mereka.
Anjing yang terlalu banyak makan ikan meski dimasak sesuai rekomendasi ahli kesehatan, dapat menyebabkan obesitas dan kegemukan.


