Header Ads Widget

}

Mengenal Pengaruh Genetik Induk pada Hewan Peliharaan Anda

Pengalaman peternak profesional untuk hewan peliharaan dalam memperoleh keturunan yang baik, sehat dan karakteristik spesifik untuk hal yang lebih baik dari sebelumnya, membuat sebagian besar cermat mencarikan pasangan yang sesuai.

Mulai dari kesehatan fisik dan mental hewan peliharaan seperti pada kucing atau anjing, temperamen hingga mantel bulu juga dipertimbangkan dengan matang.

Proses pemilihan karakter unggulan untuk mendapat anak kucing dan anak anjing yang diinginkan tersebut, secara langsung meneruskan karakteristik yang dimiliki induk.

Watak dan Karakteristik


Informasi pengembangan hewan peliharaan yang unggul tersebut tentu bukan suatu masalah besar untuk Anda sepanjang mengetahui hal ini.

Dari sebagian besar majikan pemilik hewan peliharaan, ada juga yang mengabaikan karakteristik turunan induk.

Kombinasi tambahan lainnya yang tak kalah penting dalam terbentuknya watak, kepribadian hingga warna mantel bulu ini, dihasilkan dari kombinasi tempat hewan peliharaan tersebut tinggal dan tata cara perawatan yang baik untuk kesejahteraannya.

Misalnya saja faktor lingkungan hewan peliharaan anjing atau kucing sepanjang mereka dibesarkan. Kaitan makanan hingga kegiatan yang dilakukan akan menjadi bibit menjelang dewasa nanti.

Ketika Anda menginginkan mantel bulu hewan peliharaan yang indah dan sehat, selain berasal dari induk juga pengaruh dari kebiasaan memangkas mantel bulu, jenis makanan dan kegiatan olahraga induk.

Cara Mengetahui Karakteristik Gen


Pada umumnya anak anjing terdapat 2 gen yang didapat dari jantan dan betina. Walau sebagian besar gen yang didapat dari induk jantan dan betina relatif hampir sama, pada peristiwa tertentu bisa lebih dominan oleh satu induk saja.

Anak anjing yang punya dua gen sama biasanya disebut homozigot, untuk gen yang berbeda diistilahkan dengan heterozigot.





Post a Comment

0 Comments