Header Ads Widget

}

Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Benar Sesuai Syariat Islam

Tips Membeli Hewan Kurban di Tempat yang Aman Memilih dan membeli hewan sebagai kurban tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Misalnya beberapa tips membeli hewan qurban yang aman dan cenderung lebih sehat, yakni di tempat-tempat penampungan hewan
Masuk bulan Juli 2020 ini, para umat muslim bersiap menyambut idul adha yang akan tiba dalam hitungan minggu. Ketika kita mendengar kata kurban atau qurban dari bahasa Arab, sebagian besar akan mengaitkan dengan hewan kurban.

Dikutip dari islam.nu.or.id seperti dilansir menurut Zain al-Arab, ibadah yang paling utama pada hari raya Idul Adha adalah menyembelih hewan untuk kurban karena Allah.

Banyaknya minat masyarakat untuk berkurban di hari raya Idul Adha menjelang minggu pertama sampai hari terakhir penyelenggaraan qurban, sedikit banyak membawa pengaruh harga yang meningkat dibanding keadaan normal. 

Meski demikian, kenaikan harga hewan kurban tidak berpengaruh banyak dibanding jumlah calon pembelinya, karena memahami arti penting untuk berkurban menurut ajaran agama Islam.

Tips Membeli Hewan Kurban di Tempat yang Aman

Bagi masyarakat umum, memilih hewan kurban mungkin tidak bermasalah. Namun sedikit dari masyarakat tahu, kapan waktu yang tepat untuk memilih dan membeli qurban
Memilih dan membeli hewan sebagai kurban tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Misalnya beberapa tips membeli hewan qurban yang aman dan cenderung lebih sehat, yakni di tempat-tempat penampungan hewan resmi karena di kontrol pemerintah dan lembaga terkait.

Dilansir dari Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian Propinsi DKI, Ipih Ruyani saat di Balai Kota, Selasa (25-10-2011) menerangkan, dengan membeli hewan untuk kurban di lokasi yang lebih aman, maka hewan yang dipilih lebih besar kemungkinan tidak terinfeksi virus atau sakit karena dikontrol instansi terkait.

Untuk memperlihatkan kondisi hewan kurban tidak terinfeksi atau sehat, biasanya ada tanda yang digunakan hingga disertai surat Keterangan Kesehatan Hewan dari daerah asal. Tujuan diberikan beberapa aturan tersebut, salah satunya untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit melalui kerjasama tenaga pemeriksa kesehatan hewan dan daging dari universitas di Indonesia.

Mencari Waktu yang Tepat Membeli Hewan Kurban

Bagi masyarakat umum, memilih hewan kurban mungkin tidak bermasalah. Namun sedikit dari masyarakat tahu, kapan waktu yang tepat untuk memilih dan membeli qurban.

Salah satu pertimbangan kita perlu mencari waktu yang tepat dalam mencari dan membeli hewan kurban adalah ketersediaan dan harga yang naik jika lambat.

Berdasarkan dari pembicaraan dengan salah satu pedagang kambing menerangkan, walau pelaksaan Idul Adha masih sebulanan, dibeberapa daerah harga kambing mulai terlihat naik.

Ia menambahkan harga tersebut akan terus naik dan mulai terlihat perbedaannya dua minggu hari terakhir. Ia menambahkan, untuk harga kambing rata-rata disesuaikan berdasarkan ukuran yang diminati calon pembeli. Yakni ukuran sedang atau besar.

Menurutnya saat yang cukup tepat memilih dan membeli hewan kurban bagi konsumen ketika harga yang ditawarkan masih terjangkau walau perlu perawatan dan pemeliharaan beberapa minggu. Ia menerangkan, pembelian yang terjadi di saat beberapa hari menjelang qurban, biasanya harga menjadi berlipat dari sebelumnya.

Tips dasar untuk calon pembeli memilih hewan kurban


Untuk memilih dan membeli hewan yang akan dijadikan kurban agar sehat dan benar sesuai syariat Islam, ada beberapa tip yang perlu Anda tahu
Untuk memilih dan membeli hewan yang akan dijadikan kurban agar sehat dan benar sesuai syariat Islam, ada beberapa tip yang perlu Anda tahu. Misalnya ditinjau dari usia, kondisi hewan sehat dan tidak memiliki cacat serta syarat pendukung lain yang mungkin dibutuhkan berdasarkan syarat agama.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang hewan kurban menurut Syariat Islam, konsultasikan dengan pemuka agama untuk mendapat pencerahan.

Dikutip dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Jawa Tengah, ada beberapa pertimbangan untuk calon pembeli dalam memilih hewan yang dijadikan kurban sehat dan mencakupi syarat lainnya.

Ciri dan tanda hewan kurban sehat, diantaranya: bulu bersih dengan tampilan tidak kusam atau mengkilap. Kondisi kesehatan hewan bisa juga dilihat pada tubuh mereka gemuk namun tetap lincah sehingga pola makan normal. Indikator lainnya yang bisa terlihat pada muka adalah kelihatan cerah dan temperatur suhu tubuh saat diukur sekitar 37 derajat celcius dan tidak terindikasi demam.

Memilih hewan sehat penting karena jika tidak sesuai atau tidak sah, maka status hewan tersebut dianggap sebagai daging biasa. Tentunya tak ada calon pembeli yang menginginkan hal demikian terjadi pada hewan kurban mereka.

Biasanya para pedagang yang lama dan mengerti pentingnya dokumen pendukung seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah yang telah melakukan pemeriksaan bagi hewan, seringkali memberitahu dokumen tersebut. Dengan demikian, calon pembeli tidak merasa ragu terhadap kesehatan hewan qurban yang akan dibeli.

Ciri fisik hewan tidak cacat, diantaranya kondisi mata tidak buata atau berjalan pincang, bentuk telinga qurban tidak rusak dan jenis jantan belum dikebiri dengan alat reproduksi lengkap dengan bentuk simetris.

Penilaian cacat untuk hewan kurban, mungkin bisa berbeda sesuai pengetahuan masing-masing. Oleh karenanya, minta saran dari pemuka agama untuk kepastian.

Beberapa catatan kecil yang mungkin perlu Anda tahu dari "Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Benar Sesuai Syariat Islam", yakni keadaan mata yang pucat atau tak segar, sebaiknya tidak dipilih disamping pertimbangan lainnya melihat bentuk tubuh hewan qurban.

Post a Comment

0 Comments