Sebagian pemilik hewan peliharaan memiliki penilaian cara melatih kucing lebih sulit dibandingkan dengan cara melatih anjing. Anggapan ini bisa benar karena kucing termasuk spesies yang mandiri melakukan beberapa hal memenuhi kebutuhan dasar mencari sumber makanan.
Ungkapan sulitnya mengajari kucing didasarkan pada fakta sejarah hewan tersebut sudah dipelihara manusia lebih dari ribuan tahun lalu, tetap saja kucing rumahan memiliki insting alamiah separuh liar.
Jika ingin melatih kucing melakukan kebiasaan baik sebagai hewan peliharaan, pemilik memerlukan ketekunan dan kesabaran cukup tinggi.
Cara Melatih Kucing
Cara mengajari kucing mengenal kebiasaan baik untuk mereka dan bisa bermanfaat untuk Anda, dapat dimulai dari hal mendasar. Misalnya hewan peliharaan ini kedapatan menggaruk atau mencakar perabotan, biasanya suara tinggi dan tepukan tangan bisa membuyarkan fokus mereka.
Suara nyaring ini bisa berupa desisan membuat mereka kaget sehingga belajar memahami kebiasaan yang dilakukannya tidak berkenan oleh majikan.
Cara melatih kucing agar tidak mencakar sembarangan
Salah satu kebiasaan kucing yang dirawat dalam rumah menjadi hewan peliharaan adalah suka mencakar objek yang disukai oleh mereka. Sasaran benda ini bisa sofa kayu maupun perabotan rumah tangga lainnya.
Pemilik peliharaan perlu tahu, kucing memiliki kepribadian alamiah menggaruk. Artinya mereka akan mengaruk apa saja jika ingin mengasah kuku, sehingga tidak bisa dihentikan secara spontan karena sudah sifatnya seperti itu.
Kebiasaan kucing mengaruk selain untuk mengasah kuku, bisa juga sebagai tanda pada objek. Ketika mereka mengaruk bukan untuk mengasah kuku, garukan kucing di tempat tertentu meninggalkan jejak aroma yang keluar di telapak.
Cara mengajari kucing merubah kebiasaan mereka mengaruk sembarang tempat, solusi paling mudah mengatasi hal ini adalah menyediakan sarana garukan untuk mereka.
Banyak aksesoris yang tersedia di pet shop menyalurkan sifat alami mereka mengaruk, diantaranya tiang cakaran kucing.
Jika kucing terlihat mengaruk di tempat yang tidak seharusnya, hindari menghukum mereka dengan pukulan karena membuat kucing stres dan tidak nyaman.
Saat Anda melihat kucing menyalurkan keinginan mengaruk di tempat yang tepat, seperti tiang cakaran. Jangan lupa memberi hadiah camilan kesukaan mereka sehingga belajar memahami tiang cakaran yang disediakan boleh dipakai untuk mencakar dan mengaruk.
Cara mengajari kucing mengenali lokasi tepat untuk menggaruk atau mencakar, jelas butuh kesabaran. Saat melihat mereka sedang mencakar perabotan, karpet maupun objek sasaran lain yang tidak diperbolehkan, beri suara nyaring, desisan atau tepuk tangan supaya mereka berhenti melanjutkan perilaku mencakar dan mengaruk.
Setelah mereka berhenti, bawa kucing ke tempat tiang cakaran melanjutkan aktivitas yang terhenti tadi.
Cara melatih kucing agar datang saat dipanggil
Selain mengajari kucing supaya mencakar dan mengaruk di tempat yang Anda inginkan sehingga tidak menyasar sembarangan tempat, hal lain yang tak kalah penting adalah mengajari kucing datang saat dipanggil.
Penyebab pentingnya latihan ini untuk hewan peliharaan, ketika Anda menilai kucing yang keluar meninggalkan rumah dan harus pulang, memanggil kucing untuk datang perlu dilatih dengan kesabaran.
Trik cara melatih kucing agar datang saat dipanggil Anda butuh kesabaran dan sikap konsisten yang lebih tinggi dibanding melatih mereka mengaruk dan mencakar di tempat yang diinginkan Anda.
Waktu yang dibutuhkan pemilik melatih kucing bisa datang saat di panggil, memerlukan berhari-hari bahkan bisa mingguan.
Apa saja yang diperlukan melatih kucing datang saat dipanggil Anda?
Perbedaan karakter anjing dengan kucing adalah sifatnya bertolak belakang. Misalnya kucing saat dipanggil pemiliknya, belum tentu akan datang dengan cepat. Berbeda dengan anjing saat dipanggil majikan, anjing sebagian besar segera menghampiri dan datang.
Beberapa faktor mempengaruhi karakter kucing, mereka tidak selalu ingin berusaha membuat hati pemilik senang. Berbeda dengan anjing yang mendapat sosialisasi dan waktu bersama, saat majikan pulang ke rumah, anjing sudah menunggu menyambut kedatangan Anda.
Jika Anda ingin melatih kucing yang dirawat dalam rumah menjadi hewan penurut saat dipanggil, butuh beberapa sarana pendukung sebelum memulai pelatihan.
Hal yang pertama kali Anda butuhkan adalah membawa makanan kesukaan atau camilan kucing. Makanan kesukaan atau camilan kucing bisa mengubah karakter mereka akan datang saat dipanggil.
Untuk mendapat makanan khusus atau camilan kucing yang sehat, Anda bisa memperolehnya di pet shop terdekat dan tanyakan kepada staf atau petugas melayani, makanan kucing yang cocok untuk ras tertentu jika tersedia.
Antisipasi kemungkinan kucing tidak sukai makanan atau camilan, Anda bisa mengganti dengan sesuatu yang mereka sukai. Bisa berupa mainan, barang atau benda yang di favorit mereka.
Kucing rata-rata mudah dilatih dengan cara mengajari kucing menggunakan camilan atau makanan khusus kucing yang biasanya memiliki aroma khas seperti daging atau ikan tuna.
Cara melatih kucing datang saat dipanggil
Siapkan panggilan khas untuk mereka sebagai tanda yang berasal dari Anda. Bisa dengan nama mereka atau tanda bahasa lain yang bukan berasal kata umum agar tidak membingungkan mereka.
Setelah mendapatkan panggilan yang khusus untuk kucing dan hadiah makanan atau camilan sudah siap, Anda bisa mengajari kucing datang saat di panggil dapat dimulai.
Setiap kucing datang setelah dipanggil, beri hadiah yang sudah disiapkan. Lakukan cara ini secara sabar dan konsisten setiap kali akan melatih kucing datang.
Untuk mempermudah mengajari kucing datang saat dipanggil, cari waktu yang tepat melakukannya. Misalnya mengajari mereka datang dengan panggilan sebelum kucing menerima makanan utama.
Selain reward berupa makanan dan camilan kucing, sikap pemilik memuji dan mengelus mereka saat datang mempercepat proses belajar dan latihan ini.
Cara melatih kucing buang air di litter box yang tersedia
Untuk mengajari kucing mampu buang air di toilet atau litter box yang disiapkan, waktu paling tepat melatih kucing saat usia kecil.
Sebelum memulai latihan mengajari mereka buang air kecil di tempat sudah ditentukan. Anda perlu menyiapkan alat pendukung yang dibutuhkan, seperti kotak penampung pup kucing, pasir khusus kucing, alat serokan kotoran dan peralatan lain jika dibutuhkan.
Mulai mengajari kucing buang pup dan air urin
Setiap anak kucing selesai makan, bawa mereka ke kotak yang sudah disiapkan berisi pasir khusus kucing. Saat melihat anak kucing pergi ke tempat lain, pindahkan mereka kembali ke litter box.
Beberapa kucing sebagian memiliki insting alamiah sehingga cepat belajar manfaat pasir yang tersedia. Jika anak kucing belum paham fungsi kotak kotoran tersebut, biasakan membawa mereka ke litter box sehabis makan sampai menyelesaikan pup disana.
Jika memiliki hewan peliharaan anak kucing lebih dari 1, disarankan menyiapkan kotak kotoran sesuai jumlah hewan yang dimiliki.
Setelah kucing selesai buang pup atau urin di kotak kotoran yang disediakan, bersihkan agar menjadi bersih seperti semula.
Catatan kecil tentang cara melatih kucing
- Mengajari kucing mengenal kebiasaan baik untuk mereka butuh waktu yang lebih panjang dibanding melatih anjing. Oleh karena itu, butuh kesabaran dan sikap konsisten jika ingin berhasil
- Alternatif cara melatih kucing mengenali trik dan kebiasaan tertentu efektif menggunakan makanan, camilan atau benda favorit mereka. Namun Anda perlu mempertimbangkan memberi makanan atau camilan kucing berlebihan, bisa menghilangkan motivasi mereka memperoleh hadiah. Selain itu makanan atau camilan berlebihan, menyebabkan hewan peliharaan bisa kegemukan jika tidak sesuai diet makanan seharusnya
- Cara mengajari kucing buang kotoran di tempat tersedia, kadang-kadang dipengaruhi tebal tipis pasir yang ada. Minimal tebal pasir untuk kotoran sekitar 5 cm dan maksimal berkisar 8 cm
- Usia melatih kucing lebih sederhana saat mereka usia kecil, meskipun demikian kucing dewasa masih bisa dilatih selama Anda sabar dan konsisten mengajari
- Selain memberi camilan dan makanan, hal penting lain mempercepat cara mengajari kucing adalah sikap memuji dan mengelus
Sumber foto: Pixabay.com
0 Comments