![]() |
Sumber Jitunews.com |
Kucing makhluk yang paling banyak dicari orang untuk dijadikan hewan peliharaan. Bermacam-macam hal yang luar biasa dan menarik membicarakan tentang makhluk yang menawan ini. Diantaranya kumis kucing yang penuh keunikan sehingga perlu Anda tahu.
Anda mungkin tidak akan melihat dan mengetahui secara lengkap, bagaimana fungsi setiap tubuh kucing ini memiliki kapasitas imperatif untuk seekor kucing.
1. Kucing punya desain kumis tidak sama
Jika digambarkan manusia dengan jati diri berbeda melalui sidik jari. Kumis yang terdapat pada kucing memiliki beragam contoh yang tidak sama antara satu dengan yang lainnya.
Sebagian besar kumis kucing terdiri 24 kumis, 12 di sebelah kiri dan 12 di sebelah kanan. Seluruh bagian rambut yang menjadi kumis di rahang, di atas mata dan belakang kaki depan kucing dan semuanya memiliki kapasitas yang sangat penting.
2. Berkaitan dengan saraf
Pada bagian ujung kumis kucing memiliki sistem sensorik disebut proprioceptors. Fungsi utama yang berguna, ketika kucing dapat mengetahui dengan tepat jarak, arah dan segala hal yang ada di luar lingkungan.
![]() |
Sumber 4USkY.com |
3. Sangat sensitif pengukur suhu
Keefektifan yang ada dalam kumis kucing dapat mengidentifikasi udara di luar dan dalam ruangan. Kumis kucing yang juga sering disebut 'vibrissae' sangat sensitif menandai getaran aliran udara. Dengan kapasitas kumis ini, kucing dapat merasakan kedekatan, ukuran dan keadaan di sekitarnya tanpa melihat.
Artikel terkait:
Memahami emosi kucing dari kumis
7 Fakta kumis kucing yang unik
4. Mata tambahan
Kucing adalah makhluk yang dinamis waktu malam. Ketika mencari mangsa dalam kegelapan, kucing tidak hanya menggunakan penglihatan mata mereka untuk mengamati, namun juga kumis mereka ikut membantu dalam kegelapan.
Melalui bantuan kumis, kucing dapat mengidentifikasi kedekatan mangsa dan memutuskan saat yang paling tepat untuk melakukan serangan yang mematikan.
Kelebihan lain yang menjadikan kucing unggul sebagai hewan malam. Kumis ini dapat mengumpulkan data tentang mangsa yang terluka masih hidup atau belum. Dengan tingkat sensitif yang tinggi, kumis kucing sering menjadi radar untuk masuk ruangan tanpa bertabrakan dengan apa pun walau dalam kondisi gelap.
5. Kumis menolong kucing mengukur celah sempit
Lapisan kumis kiri dan kanan pada umumnya memiliki lebar yang tidak dapat dibedakan dari tubuh kucing dan punya ukuran yang hampir sama dengan postur tubuhnya. Sehingga, kumis sering digunakan untuk mensurvei tempat sebelum kucing memutuskan untuk masuk.
![]() |
Sumber Ideallocker.top |
6. Kucing melindungi kumis dari bahaya
Saat kucing melakukan duel dengan kucing lain. Posisi kumis akan ditarik ke bagian dalam sejajar dengan pipi. Tujuannya untuk menjaga cidera atau luka akibat perkelahian.
7. Kumis dapat berkembang dan berganti warna
Cidera dan luka yang dialami kucing akibat sebab tertentu, sehingga kumis tidak berfungsi dengan normal. Kemampuan kumis untuk bertumbuh masih memungkinkan. Selama folikel kumis tidak dirusak, maka kumis akan tumbuh secara alami. Sedangkan perubahan warna dibagian kumis kucing terjadi dengan meningkatnya usia pemiliknya.
8. Kumis menjelaskan ekspresi
Kucing menunjukan ekspresi yang mereka rasakan dengan banyak pola. Diantaranya dengan menggunakan kumis.
Seperti ketika kucing bertengkar atau berkelahi, maka posisi kumis akan tersembunyi di dekat pipi. Tanda ekspresi tersebut menerangkan bahwa kucing sedang takut atau marah.
Kumis yang fokus ke depan dan tampak keras, menandakan ekspresi kucing sedang mengejar buruan atau melakukan pengamatan di area sekitar.