Gejala kucing diare
Kucing diare disebabkan banyak hal, Anda mungkin akan mendapat pertanyaan dari dokter hewan untuk mendapatkan penyebab awal mereka mencret. Beberapa pertanyaan yang umum dan perlu Anda ketahui, misalnya cara makannya, jenis makanan hingga ciri fisik kotoran kucing.Mengobati kucing diare dengan obat bebas tanpa mendapat rekomendasi dokter hewan, tidak disarankan karena bisa menimbulkan masalah baru untuk kucing.
Tanda umum kucing normal
Secara keseluruhan, sebagian hewan peliharaan kucing yang sehat memiliki kebiasaan buang kotoran 1-2 kali dalam seharinya. Bentuk poop yang dikeluarkan mereka tampak normal seperti kotoran kucing rata-rata.
Indikasi kucing memiliki gangguan kesehatan dengan kotoran yang lebih lunak meski bentuknya masih sama, beberapa kemungkinan lainnya kotoran bisa berair dan encer.
Beberapa dari ras kucing diare, bisa akibat pola makan yang berubah dan umumnya hanya mencret 1 kali saja. Hewan peliharaan yang lebih sering mencret dalam seharinya, perlu mendapat pemeriksaan dokter hewan.
Penyebab kucing mencret
parasit bersumber dari cacing gelang, cacing pita dan cacing tambang bisa membuat kucing diare. Biasa bisa terjadi dari kebiasaan kucing yang senang berkeliaran di luar rumah, namun dimungkinkan juga dialami kucing rumahan.
air susu induk kucing dapat menularkan infeksi kepada anak kucing. Ketika tubuh anak kucing terserang infeksi cacing gelang, parasit usus yang diterima dari induknya saat menyusui.
makanan tak layak makan dapat membuat kucing dewasa diare. Umumnya bahan makanan yang dikonsumsi mereka telah terpapar bakteri dan parasit.
kontak dengan hewan lain dapat membuat hewan diare.
Jenis makanan yang bisa membuat kucing diare
- memberikan produk olah susu manusia
- menganti makanan baru tanpa sosialisasi secara bertahap
- makanan jenis sayuran yang masih terdapat bakteri atau parasit, saat disajikan kurang bersih
- terlalu banyak mengonsumsi sumsum tulang ayam atau tulang sapi
- mengonsumsi hewan pengerat hasil tangkapannya.
Cara mengobati kucing diare
Cara mengobati kucing diare bisa Anda lakukan dengan berbagai cara, misalnya ke petshop yang terdapat layanan dokter hewan. Umumnya pengobatan yang direkomendasikan dari ahli hewan, rata-rata diberikan waktu sekitar 3 hari terbagi dalam 1 jenis obat atau beberapa jenis. Secara umum, waktu 1-2 hari kucing sudah sembuh.
Berbeda dengan kucing yang sulit diberikan minum obat. Saat melakukan cara yang agak memaksa, obat yang diberikan terkadang dimuntahkan kembali.
Untuk menyembuhkan dengan cara lain, Anda bisa mencoba dengan tempe menggunakan makanan lain untuk menambah rasa, misalnya jenis ikan.
Caranya, potong tempe menjadi kecil dan mencampurkan dengan ikan. Perbandingan bisa 1:1 atau 1:2 untuk tempe dan ikan.
Aduk kedua makanan tersebut merata di tempat makanan yang tahan panas, kemudian di kukus sekitar 10 menit. Tunggu makanan agak hangat sehingga aman dikonsumsi kucing.
Rata-rata kucing diare dapat sembuh sekitar 2-3 hari dengan cara pengobatan tempe.
Sebelum memberikan pengobatan tradisional dengan bahan makanan seperti tempe, mintalah rekomendasi dari pecinta kucing lainnya. Ras kucing yang dirawat bisa berbeda kemampuan tubuhnya dan selalu siapkan air bersih mengganti cairan tubuh kucing yang terbuang, agar terhindar dehidrasi.