![]() |
Kredit: pxhere.com |
Peluang bisnis jasa penitipan hewan peliharaan
Jika trend jasa penitipan hewan peliharaan masih dipandang sebelah mata sebagian masyarakat jika menilai tingkat okupansi yang tinggi pada liburan panjang, mungkin anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Sebagian besar pecinta hewan peliharaan yang cenderung sibuk dengan studi dan urusan kantor, kadangkala harus pindah ke kota lain beberapa hari lamanya.Dikutip dari kontan.co.id mengungkapkan, keinginan majikan berlibur di tempat cukup jauh sering terkendala pada kucing dan anjing yang dirawat. Selain tidak ada orang yang dipercaya dapat menjaga peliharaannya, minimnya informasi yang dimiliki seseorang belum tentu dapat diandalkan.
Hal lain yang membuat majikan memilih tempat penitipan peliharaan, biasanya pemilik masih menggunakan kendaraan umum bepergian liburan. Selain biaya tambahan yang lebih besar memilih rental mobil, tempat penginapan yang ramah hewan peliharaan dapat dihitung dengan jari tangan.
Tak dipungkiri, bisnis jasa penitipan peliharaan di Indonesia mulai menggeliat dan menjadi idaman pemilik menjelang bulan November hingga awal tahun baru.
Agnes Maria, owner Dog Hotel SBY saat memberi keterangan kepada media menyebutkan, tingkat okupansi hewan mulai meningkat dipesan pemilik peliharaan anjing pada akhir November.
Dari pengalaman tahun 2018 lalu, pemilik Dog Hotel, SBY hanya bisa menerima 40 ekor anjing berukuran sedang dan kecil untuk menjaga standar layanan tidak menurun kepada hewan.
Layanan jasa penitipan peliharaan yang diberikan untuk anjing yang dipercayakan ke pihaknya, menganut sistem konsep bermain tanpa kandang di halaman yang cukup luas.
Agnes mengungkap, ia selalu menemani anjing saat bermain sehingga kekhawatiran pertengkaran dengan anjing lain bisa dicegah.
Untuk menitipkan anjing di Dog Hotel ini, tarifnya juga terjangkau, mulai dari Rp.60.000-80.000 per malam. Ia menambahkan, harga tersebut diluar dari makanan harian untuk hewan, karena pemiliknya cenderung membawa makan khusus untuk anjingnya.
Bisnis jasa penitipan hewan peliharaan yang lebih banyak juga dimungkinkan, misalnya Yope Toys, Yogyakarta menerima titipan peliharaan seperti sugar glider, landak mini, hamster dan hewan eksotis lainnya.
Seperti yang masyarakat ketahui, Yogyakarta tempat pelajar dan mahasiswa menempuh studi dan sebagian besar memiliki rumah tinggal di luar kota. Biasanya tingkat hunian mulai meningkat saat liburan akhir semester dan liburan panjang nasional, saat peserta didik pulang kampung.
Tips memulai bisnis jasa titipan hewan
![]() |
Kredit: merdeka.com |
Niat memulai bisnis jasa penitipan hewan peliharaan selalu menjadi tantangan baru bagi majikan yang belum pernah mencobanya. Sebelum memulai mengeksplorasi bisnis jasa penitipan, Anda perlu memahami beberapa tips agar rencana berjalan seperti yang diharapkan.
Bisnis jasa titipan hewan peliharaan sebagian besar dimulai dari hobi terhadap satwa, meski demikian tidak tertutup kemungkinan seseorang yang tidak mengetahui tentang hewan untuk belajar secara bertahap dan bekerja sama dengan orang yang berkompeten..
Apa yang perlu disiapkan memulai jasa penitipan hewan peliharaan
- Pemilihan lokasi
- Harga layanan
- Standar layanan
- Kerjasama dengan komunitas penyayang hewan dan dokter hewan untuk promosi dan kesiapan membantu perawatan
- Menjaga mutu layanan
- Tersedianya kandang untuk ras berdasarkan ukuran
- Pakan dan peralatan lain yang ditargetkan
- Karyawan untuk membantu
Sumber
Pemilihan lokasi
Tempat dan lokasi yang strategis memiliki pengaruh cukup besar terhadap bisnis jasa titipan hewan peliharaan. Selain membidik jenis satwa yang akan diterima dalam skala lingkup yang ditarget, Anda perlu melihat persentase kepemilikan secara rata-rata.
Memulai bisnis jasa titipan hewan tidak selalu memerlukan tempat yang sangat luas, namun lokasi yang lebih luas akan semakin baik. Umumnya luas yang diperlukan antara 50 meter digunakan untuk kandang dan perlengkapan lain.
Harga layanan
![]() |
Kredit:namalonews.com |
Faktor harga dalam jasa penitipan hewan peliharaan memiliki efek yang baik jika tidak terlalu mahal dari harga rata-rata. Diperkirakan pada hari biasa, biaya jasa penitipan sekitar Rp. 30.000-250.000 per ekor atau disesuaikan dengan ukuran.
Standar layanan
Ada harga ada layanan, mungkin kalimat ini masih relevan dikaitkan dengan bisnis jasa penitipan hewan peliharaan. Secara rata-rata harga yang Anda keluarkan akan berbanding lurus didapatkan peliharaan. Selama penitipan, mereka membutuhkan waktu bermain, olahraga, perawatan mantel bulu, potong kuku, pemeriksaan kesehatan dan lainnya.