Fungsi ekor kucing juga berguna dalam kehidupan harian mereka, mulai sebagai alat penyeimbang meloncat, berlari dan memperkirakan ukuran lubang.
Sehingga kegunaannya sangat penting untuk beradaptasi dengan cepat dalam setiap kondisi. Kondisi dan situasi terus berubah yang dialaminya, penyebab ekor kucing bengkok bisa timbul karena berbagai sebab.
Mengenali Penyebab Ekor Kucing Bengkok
Buntut atau ekor kucing yang normal, seperti yang kita tahu ungkapan ekspresi senang, marah dan emosi lainnya terhadap lingkungannya.
Buntut atau ekor kucing tersebut bisa terlihat tidak normal, alias bengkok dan perlu mendeteksi penyebab ekor kucing bengkok.
Ketika hal ini terjadi, jelas menimbulkan masalah baru dan memerlukan cara beradaptasi bertahan hidup.
Ekor kucing dimungkinkan menjadi bengkok akibat beberapa hal, seperti:
- kecelakaan
Salah satu penyebab yang paling umum buntut atau ekor kucing menjadi bengkok, sering terjadi akibat kecelakaan yang tidak terduga oleh mereka.
Beberapa hal yang menyebabkan buntut kucing terganggu dan bengkok, seperti terjepit pintu, terinjak manusia, terlindas kendaraan dan sebab lainnya.
- Penyebab ekor kucing cedera dan ciri-cirinya
- Gejala ekor kucing patah dan pertolongan pertama yang perlu dilakukan
- Cara kucing berkomunikasi dengan majikan
- Jenis kucing mixdom
- Kucing Maine Coon
Cara mengatasi ekor kucing bengkok akibat cedera, trauma atau kecelakaan tersebut, sebaiknya membawa mereka ke dokter hewan di klinik, Puskeswan atau Rumah Sakit Hewan terdekat. Sehingga fungsi ekor kucing mungkin masih bisa disembuhkan.
Jenis kucing peliharaan ketika mengalami ekor bermasalah, secara keseluruhan akan mendapat perawatan dan pengobatan menghilangkan rasa sakit yang ditimbulkan.
Kucing liar juga dapat mengalami hal yang sama dan kerusakan ekor tersebut akan mengubah cara mereka beraktivitas.
Kucing yang bermasalah di bagian ekor memerlukan masa pemulihan.
- genetika
Jenis kucing lainnya dapat lahir tanpa ekor. Beberapa kemungkinan ras kucing seperti Siam, Burma dan Munchkin, umumnya dapat lahir tidak normal seperti kucing lainnya, khususnya bagian ekor.
Fungsi ekor kucing yang tidak didukung karena faktor genetika ketika mereka lahir, biasanya kendala yang dialami mereka tidak terlalu signifikan karena masih dalam perawatan dan perlindungan induk kucing. Beberapa hal menjelang dewasa, lebih banyak bersentuhan dengan kecepatan berkomunikasi dengan manusia, kucing lain dan ekspresi emosi mereka, karena tidak terdapatnya fungsi ekor mereka.
Penyebab ekor kucing bengkok ketika anak kucing yang terlahir dengan ekor bengkok, tidak menyebabkan mereka sakit seperti kecelakaan karena bawaan genetik.
Umumnya jenis anak kucing lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, jika buntutnya tidak seperti kucing lainnya.
Fakta Ekor Kucing secara Umum
1. Fungsi ekor membantu mereka untuk menyeimbangkan ketika berjalan di ruang sempit seperti pagar atau rak, juga membantu mereka berjalan, mengejar atau melompat mencapai suatu tempat.
2. Jika kucing cedera di bagian ekor, gangguan bisa berlangsung sementara hingga sembuh atau lebih serius sehingga menyebabkan kerusakan permanen. Sebab, kaitan ekor terhubung dengan saraf yang mempengaruhi otot serta kontrol pada kebiasaan buang air kecil dan buang air besar.
3. Kucing bisa hidup tanpa ekor. Hewan tersebut saat cedera akan belajar untuk mengatur ulang sensorik tubuh untuk dialihkan ke yang lain.
4. Jenis kucing Domestik satu-satunya hewan yang dapat "memegang" ekornya dalam posisi vertikal saat berjalan. Kucing liar memegang ekornya secara horizontal atau terselip di antara kaki mereka.
0 Comments